Belajar Dari Alat Vital Laki-laki

Profesor pakar management sebuah universitas jurusan psikologi anatomis berkata “Jika ingin menjadi pemimpin yang baik belajarlah dari alat vital laki-laki” :

Tidak pernah menonjolkan diri tapi tampil paling depan saat dibutuhkan.

Ada saatnya keras, ada saatnya lembut (menahan diri – tahu situasi).

Dapat melahirkan generasi penerus baru.

Bisa “menyerang” pihak lawan dengan tetap memberi kenyamanan.

Walau terjadi gesekan-gesekan antara kedua belah pihak, namun pada akhirnya semua bahagia.

Setelah sukses mencapai target, posisi dan kedudukan, tidak berbesar kepala atau sombong namun selalu mengecilkan diri.