Botjah Djaman Doeloe VS Kids Jaman Now

image

Anak jaman dulu ditampar gurunya “MALU”.
Anak jaman sekarang ditampar gurunya “DENDAM” kemudian ngadu sama orang tuanya.
(Kalo elu (Kids jaman now) ikut perang trus kena tembak, masa’ mau lapor sama emak bapakmu? Cengeng elu tong!)

Anak jaman dulu denger suara motor gurunya aja langsung lompat sembunyi ke semak-semak.
Anak jaman sekarang ketemu gurunya santai aja seperti orang gak punya dosa.
(Sama motornya aja takut, apalagi sama orangnya. Anak jaman dulu sama gurunya hormatnya memang ugal-ugalan)

Anak jaman dulu lewat depan gurunya sopan, nunduk sambil membungkuk.
Anak jaman sekarang lewat depan gurunya tegap gagah berani tapi matanya kemana-mana seolah-olah masa bodoh.
(Bro, masa bodohmu itu ada tempatnya. Jangan gara-gara masa bodohmu elu jadi orang bodoh)

Anak jaman dulu liar, mainnya di sungai, sawah, semak-semak, hutan, dll.
Anak jaman sekarang mainnya gak jauh dari gadget dan sekitar stop kontak/ colokan listrik.
(Sekalipun liar bahkan lebih liar dari singa, anak jaman dulu lebih punya etika ketimbang anak jaman sekarang)

Anak jaman dulu disuruh orang tuanya langsung berangkat.
Anak jaman sekarang disuruh orang tuanya banyak alasan, giliran disuruh telanjang sama pacarnya langsung oke gak pake nawar.
(Elu waras, Tong? Kalo belum waras kenapa keluar dari Rumah Sakit Jiwa?)

image

Anak jaman dulu berbakti sama orang tua.
Anak jaman sekarang berbakti sama pacar.
(Jangan karena payudara atau burung pacarmu lebih segar elu jadi durhaka sama orang tuamu).

Source :
Text Content : Go Blog MIHO
Picture : wajibbaca.com & congkop.com

Posted by Miho

Iklan

Apa Hukumnya?

image

Disuatu pengajian, seoranga santri bertanya sama Ustadz.

Santri : Pak Ustadz, gimana hukumnya mengambil uang milik orang tua kita?

Ustadz : Jika yang dimaksud mengambil itu tanpa izin maka hukumnya haram karena bisa dikategorikan mencuri. Ada lagi yang mau ditanyakan?

Santri : Ada, Pak Ustadz. Gimana hukumnya memasak mie gelas menggunakan mangkok?

Ustadz : Hukumnya “PAAANASSS…”.

Belajar untuk menjadi Temus

umar's blog

  Warga Negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi (mukimin)  sangat menginginkan untuk bisa di terima menjadi  TEMUS yaitu ( tenaga musim ) untuk melayani jamaah haji, selain gaji yang cukup lumayan kita juga bisa menambah pengalaman, banyakkan TEMUS yang akan di rekrut tergantung banyaknya jamaah haji yang datang ,  untuk memperlancar jalannya ibadah haji selama di saudi  PPIH membutuhkan tenaga musim haji yang terdiri dari bagian  sekretariat  (0,93%), petugas lapangan  (40,82%), pengemudi  (38,40%), Teknisi  (0,28%), mekanik  (0,46%), dan kebersihan  (19,11%). dari keseluruhan tersebut mukimin hanya akan medapat jatah kurang lebih 50 % saja, untuk di terima menjadi TEMUS tentunya tidaklah mudah, untuk calon peserta ujian khususnya mukimin persyaratan yang diajukan ke PPIH adalah membawa foto copy iqamah (permit), pasport, ijasah terakhir yang sudah di legalisir min SMA/sederajat (bagian lapangan)  pas foto 3×4 6 lembar berlatar belakang warna merah, surat keterangan dari kafil( sponsor ), surat kesehatan dari klinik terdekat…

Lihat pos aslinya 2.015 kata lagi

Kesalahan Kecil

Sepatu Cinderella01.jpeg

Bila mengeja dengan benar suatu kata tidak dianggap sesuatu yang penting, maka renungkanlah kisah Cinderella. Oleh karena seorang pengeja membuat satu kesalahan kecil, Cinderella akhirnya memakai sepatu yang salah untuk selama-lamanya.

Pada tahun 1697 seorang Perancis bernama Charles Perrault menyalin kisah Cinderella ke dalam bahasanya sendiri, Perancis. Dalam kisah Cinderella sebelumnya, sepatu Cinderella terbuat dari bulu tupai berwarna putih dan abu-abu. Bahasa Perancis untuk kata bulu adalah ‘Vair’. Charles salah menyalin, bahwa sepatu Cinderella terbuat dari ‘Verre’, yang bunyinya sama denga ‘Vair’ namun berbeda artinya yaitu ‘Kaca’.

Cinderella.jpg

Sejak itulah anak-anak sedunia membayangkan ada sebuah sepatu kaca yang berkilauan yang tertinggal diatas  tangga istana, dan mereka terheran-heran mengapa mereka tidak pernah melihat sepatu seperti itu dalam kenyataannya.

10 Negara dengan Harga Rokok Termahal di Dunia

BACA-BERITA-MITOS-DAN-FAKTA-PEROKOK.jpg

Bintang.com, Jakarta Saat ini masyarakat Indonesia tengah dikejutkan dengan kabar kenaikan harga rokok yang akan mencapai Rp. 50.000 per bungkus. Meski baru sebatas gagasan dari hasil studi –yang belum tentu diterima pemerintah– kabar ini sudah terlanjur membuat heboh dan menuai pro dan kontra.

Berdasar hasil studi yang dilakukan Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH, jika harga rokok dinaikan menjadi Rp.50.000, 72 persen dari 1000 orang yang disurvei, mengaku akan berhenti merokok.

Dengan alasan untuk menurunkan jumlah perokok juga, beberapa negara sudah memasang tarif mahal untuk sebungkus rokok, Australia contohnya.

NgerokokDulu copy

Belum lama ini pemerintah Australia kembali menaikan pajak atas tembakau sebesar 12, 5 persen untuk tahun 2017-2020. Dengan peningkatan pajak ini, harga sebungkus rokok di Australia bisa mencapai 40 dollar atau sekitar Rp 400.000 pada 2020.

Sementara itu, Sebuah survei yang dilakukan Deutsche Bank 2015 mengungkap fakta, harga rokok di Indonesia diklaim paling murah di dunia.

Berikut adalah 10 negara dengan harga rokok paling mahal di dunia :

1. Australia

Harga rokok per bungkus di negara kanguru ini sekitar 25 AUS$ atau sekitar Rp260.000. harga ini adalah termahal di dunia.

2. Canada

Harga rokok di Canada juga tidak jauh berbeda dengan harga rokok di Australia. Di negara ini sebungkus rokok dibanderol dengan harga sekitar CA$16-20 atau sebesar Rp160.000 – Rp200.000.

3. Inggris

Harga rokok di Inggris juga hampir sama dengan harga rokok di kedua negara di atas, yaitu sebesar 10GBP atau sebesar Rp170.000.

4. Selandia baru

Selandia baru berencana untuk menghilangkan peredaran rokok pada tahun 2025 kelak, sehingga negara ini terus menaikkan harga rokok dari tahun ke tahun. Harga sebungkus rokok di negara ini saat ini mencapai Rp221.153..

5. Norwegia

Norwegia merupakan salah satu negara yang sangat keras melarang rokok, bahkan di negara ini terdapat larangan untuk memajang rokok di toko-toko. Harga sebungkus di Norwegia yaitu sekitar 75NOK atau sebesar Rp125.000

6. Irlandia

Rokok yang dijual di minimarket Irlandia dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu sekitar Rp90.997.

7. Skotlandia

Pemerintah Skotlandia telah melarang pemajangan rokok di minimarket atau di toko-toko. Pemerintah negara ini sangat khawatir jika generasi muda mereka akan merokok di usia muda dan akan mengganggu kesehatan mereka. Sehingga pemerintah Skotlandia membanderol harga rokok cukup mahal, yaitu sekitar Rp93.490 per bungkusnya.

8. Swedia

Harga rokok di Swedia juga terbilang cukup mahal yaitu sekitar 80SEK atau sekitar Rp125.000, harga rokok di Swedia ini sama dengan harga rokok di Norwegia. Bisa dikatakan termasuk salah satu Negara ini rokoknya paling mahal di dunia.

9. Islandia

Untuk menekan jumlah konsumsi rokok, pemerintah negara ini telah memberlakukan larangan jual beli rokok di minimarket. Bahkan negara ini juga merencanakan untuk membatasi jumlah penjualan rokok dengan pembeliannya harus disertai resep dokter. Harga sebungkus rokok di negara ini yaitu sekitar Rp94.362.

10. Amerika Serikat

Di negara Paman Sam ini, terutama di Kota New York dan Los Angeles, harga rokok mencapai harga Rp150.000 per bungkus.

Sumber : http://www.bintang.com/lifestyle/read/2581934/10-negara-dengan-harga-rokok-termahal-di-dunia

 

Note : Jadi, kesimpulan yang bisa kita ambil dari artikel ini adalah kita bisa pergi ke Negara-negara tersebut untuk jualan rokok dari Indonesia disana.

Kisah Tragis Penumpang Travel

image

Untuk teman yang biasa naik mobil travel Solo – Surabaya.
Hati-hati ada mobil misterius, Kijang Innova warna kuning jangan sampai kejadian ini terjadi kedua kalinya pada keluarga dan diri anda.
Kemarin malam ada kejadian aneh tepatnya jam 10 malam daerah Madiun, seorang wanita naik mobil sewa itu di daerah Madiun menuju Surabaya.
Didalam mobil hanya ada dirinya tanpa ada penumpang lain.
“Tidak biasanya hari ini sepi” kata sopir.
Tak lama kemudian mobil pun berangkat, saking capeknya wanita itu tertidur.
Tepat di jalan sunyi gelap masih daerah Madiun wanita terbangun dan merasa mobil berjalan pelan sekali. Saat melihat kedepan wanita itu kaget sambil teriak minta tolong karena mobil berjalan tanpa sopir.
Terus ia mengeluarkan kepalanya ke jendela mobil berharap ada orang lewat, saat ia keluarkan kepalanya wanita itu bertambah kaget lagi melihat ada kepala nongol dari belakang mobil sambil berkata
“Mbak… mbak… JANGAN BERTERIAK ini mobilnya mogok, bantuin dorong dong”.

BERHENTILAH MENGHUJAT DPR!!

image

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf heran dengan pihak-pihak yang mempermasalahkan dirinya membawa anak saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Sebaliknya, ia merasa bahwa seharusnya masyarakat berterima kasih karena anaknya membantu kegiatan perjalanan dinasnya di AS tanpa dibayar oleh negara.
“Saya pernah ngalamin, kenapa saya ajak anak saya, saya pernah sakit di hotel dan tidak bisa bangun. Hampir mati saya, berjuang untuk bangsa dan negara. Kemudian saya berpikir, karena ini perjalanan panjang dan melelahkan, apa salahnya saya ajak anak saya, biaya saya sendiri,” kata Nurhayati.

image

Hai para nyinyiers, dengar tuh aksi heroik pada wakil rakyat kita. Mereka rela menempuh risiko berbahaya untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara. Bahkan ada risiko mati di tempat tidur. Tega-teganya kalian nyinyirin anggota keluarga yang mereka bawa serta!

Meski para anggota dewan ini sudah mendapat tunjangan perawatan kesehatan yang lumayan besar, toh mereka juga manusia. Mereka bisa jatuh sakit ‘kan? Coba kalian bayangkan, kalau mereka masuk angin karena kelamaan berada dalam ruangan ber-AC. Siapa yang akan ngerokin mereka? Masa’ minta tolong pegawai hotel untuk ngerokin anggota dewan yang sangat terhormat. Apa kata dunia? Padahal bagi orang Indonesia, kerokan adalah obat paling mujarab untuk mengobati penyakit masuk angin. Pada situasi seperti ini,anggota keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka tugas kenegaraan.

Menurut Nurhayati, para anggota itu telah mengorbankan kenyamanan mereka demi menjalankan tugas mulia dari negara. Mereka bisa saja toh enak-enak di rumah sambil mengikuti serial “Tukang Bubur Naik Haji”. Tapi gara-gara harus ikut mendampingi suami, isteri, atau orangtua mereka, maka mereka harus merelakan kehilangan beberapa episode. Di manakah rasa terimakasih kalian?

Dedikasi anggota DPR ini juga luar biasa. Mereka rela melakukan pekerjaan yang bukan bidang mereka. Contohnya ketua DPR, Meski tubuhnya lelah usai menunaikan tugas mereka, toh mereka dengan bungah menemui Donald Trump agar sudi berinvestasi di Indonesia. Hal ini sebenarnya tugas eksekutif. Tapi itulah mulianya hati anggota DPR mereka. Mereka melakukan tugas di luar kewajiban mereka. Setelah melakukan kerja keras ini, tentu mereka lelah. Badan mereka pegal-pegal. Lalu siapa yang akan memijit mereka? Masa’ sih mereka memanggil jasa pijat plus-plus? Ntar kalian nyinyir lagi. Di sinilah sekali lagi peran strategis anggota keluarga.

Dengarkanlah curahan hati Nurhayati ini dan menyesallah karena telah mengecam anggota DPR. “Mestinya terima kasih sama bapak-bapak yang mau ajak istrinya. Terima kasih sama anak-anak yang mau berkorban mendampingi orangtuanya. Harusnya masyarakat, teman-teman elite, siapa pun yang meributkan ini, harusnya mereka berterima kasih karena mereka biaya sendiri berkorban untuk bangsa dan negara,” ucapnya.

Mestinya kita bersyukur karena dengan pajak yang kita bayarkan, kita bisa membiayai perjalanan dinas mereka. Fitra memperkirakan perjalanan dinas kali ini setidaknya menghabiskan dana lebih Rp 10 M.

Biayanya memang besar, tapi ini demi menjaga martabat bangsa kita. Kalian tak mau kan para anggota dewan ini tampil kusut, kumal, dan bulukan gara-gara naik pesawat kelas ekonomi dan menginap di hotel medioker? Mereka ini wakil kita. Kalau mereka kelihatan sejahtera, itu untuk menunjukkan bahwa kita sudah sejahtera. Buktinya, kita mampu menghujani mereka dengan berbagai fasilitas, tunjangan dan gaji yang besar. maka dengan kesadaran sendiri mereka mengklaim membiayai sendiri perjalanan anggota keluarga mereka. Masih kurang mulia apa lagi mereka? 

Karena itu, sebagai ucapan terimakasih, kita meningkatkan status mereka. Selama ini kan status mereka hanya “Wakil Rakyat”, kita naikkan status mereka menjadi rakyat yang sejati. Gimana?!